Ini Terobosan Baru untuk Pelayanan Ibadah Haji 2019

Oct 23, 2018

Ini Terobosan Baru untuk Pelayanan Ibadah Haji 2019

Eletours - Sistem pelayanan haji tahun 2018 akan mengalami berbagai perbaikan. Salah satu program yang akan dibuat yaitu pembangunan layanan haji dan umroh di tingkat kabupaten dan kota.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Nizar Ali dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 19 Oktober 2018 lalu.

Seperti dilansir Dream.co.id, Nizar mengatakan untuk memudahkan terobosan baru ini Kementerian Agama bakal membangun kantor pelayanan ibadah di sejumlah Kabupaten.

"2019 Kemenag akan membangun kantor layanan haji dan umrah di 16 kabupaten kota sebagai program percontohan yang akan dikembangkan di tahun 2020," kata Nizar Ali.

Ia juga menjelaskan, 16 kabupaten atau kota yang akan dipilih mesti memiliki tanah seluas minimal 200 meter persegi untuk pembangunan kantor tersebut. Syarat ini, kata dia, sangat diperlukan lantaran aktivitas kantor layanan haji atau umroh akan melayani 3.000 orang dalam setahun.

Sementara itu, dalam jangka panjang, Nizar juga berencana mengintegrasikan data jemaah haji dengan Sistem Kependudukan dan Catatan Sipil (Sisdukcapil). Nizar menyebut, integrasi sistem ini agar pendaftaran haji lebih mudah dan cepat.

"Cukup input NIK maka data kependudukan pendaftar akan terkoneknsi dengan Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu), hal ini juga penting untuk verifikasi pendaftar, penggabungan mahram, pendampingan lansia, pelimpahan nomor porsi dan kepentingan lain," kata dia.

Untuk layanan pembayaran, Kemenag juga berencana menggunakan sistem non teller berupa e-banking, sms banking, dan ATM. Upaya ini untuk memangkas proses pendaftaran haji.

"Sehingga jemaah tidak harus datang ke Bank," ujar dia. (brvs)

Copyright © 2017. ELE Tours Middle East. Web Developer by: Leveloco