Soal Kasus First Travel, Ini Kata JPU Terhadap Syahrini

Apr 3, 2018

Soal Kasus First Travel, Ini Kata JPU Terhadap Syahrini

GituGini – Kasus penipuan Jemaah umroh oleh biro perjalanan First Travel hingga saat ini masih bergulir.

Syahrini menjadi salah satu saksi yang dipanggil dalam persidangan kasus ini. Hal itu terkait beberapa postingannya di Instagram yang diduga sebagai bentuk endorsement.

Sebelumnya Syahrini mengaku mengunggah dua konten mengenai First Travel setiap harinya selama sembilan hari.

Isinya adalah kegiatan dia selama ibadah umrah dengan First Travel. Pada bagian caption, ia membubuhkan tagar #VVIPFirstTravel. Namun ia membantah ikut meng-endorse perusahan tersebut.

Terkait hal itu, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan, postingan itu justru dinilai sebagai salah satu bentuk endorsement.

"Dia juga pakai pakaian First Travel, menyapa jemaah, sebagai bentuk endorsement," kata Heri.

"Dalam kontrak termuat jelas kegiatan Syahrini menghabiskan Rp 1,3 miliar. Bukan dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk fasilitas untuk Syahrini," kata Heri.

Sementara itu, mantan Corporate Secretary First Travel, Regiana Azachira, membenarkan bahwa Syahrini bersama 11 anggota keluarga besarnya melakukan umrah dengan mendapatkan enam tiket pesawat gratis.

Rinciannya, kata dia, dua tiket kelas bisnis dan empat tiket kelas ekonomi; serta 12 paket umrah plus ke Turki dari First Travel senilai Rp 1 miliar.

Namun Regiana mengaku Syahrini juga melakukan pembayaran sebagian di luar paket umrah plus kepada First Travel dengan kisaran nilai Rp 190 juta.

Untuk diketahui, dalam kasus ini JPU sudah mendakwa Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan dan Komisaris Utama Kepala Divisi Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah terhadap 63.310 calon Jemaah umroh. (brvs)

Copyright © 2017. ELE Tours Middle East. Web Developer by: Leveloco