DPR Usulkan 17 Hal Ini kepada Menag Terkait Haji

Dec 5, 2017

DPR Usulkan 17 Hal Ini kepada Menag Terkait Haji

Eletours - Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher belum lama ini menggelar Rapat Kerja Laporan Penyelenggara Ibadah Haji Tahun tahun 1438 H/2017 M bersama Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Kesehatan, Nila Djuwita Anfasa Moeloek  dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta. Senin (4/11).

Dalam pertemuan itu, Ali Taher memuji kinerja penyelenggara ibadah haji tahun ini yang dinilainya sangat baik.

“DPR RI mengapresiasi Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1438 H/2017 M yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah dengan baik,” kata Ali.

Sementara itu, Ali juga mengajukan beberapa hal penting sebagai berikut,

Pertama, Mempercepat pengajuan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1439 H/2018 M kepada Komisi VIII DPR RI untuk dibahas bersama oleh Panitia Kerja.

Kedua, Memperbaiki akurasi data dalam Laporan Keuangan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1438 H/2017 M.

Ketiga, Meningkatkan kualitas bimbingan haji yang dilakukan oleh TPHI, TPIHI, dan TPHD.

Keempat, Memperbaiki pola rekrutmen petugas di embarkasi haji.

Kelima, Meningkatkan diplomasi dengan Pemerintahan Arab Saudi sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan perlindungan jemaah haji selama di Arab Saudi.

Keenam, Memperbaiki kualitas kelengkapan jemaah haji (tas, kain ihram, koper, dan lainnya).

Ketujuh, Meningkatkan kualitas tenda jemaah haji di Arafah dan Mina untuk mencegah munculnya penyakit kronis dan penyakit heat related illness.

Kedelapan, Meningkatkan kualitas tenda kesehatan di Arafah dan Mina, Pos Kesehatan di Mina Jadid, dan memastikan tersedianya sumber listrik di pos kesehatan.

Kesembilan, Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam peningkatan kualitas makanan jemaah sakit dan jemaah lansia tanpa pendamping di pemondokan.

Kesepuluh, Melakukan pencarian lebih intensif terhadap 2 (dua) orang jemaah yang dinyatakan hilang pada musim haji 1438 H/2017 M.

Kesebelas, Mempertimbangkan untuk memperpendek masa tinggal jemaah di Arab Saudi.

Kedua belas, Mempertimbangkan penambahan kuota jemaah haji untuk Provinsi Papua dan Papua Barat.

Ketiga belas, Menetapkan standar pelayanan haji dan menjaga standar secara konsisten.

Keempat belas, Meningkatkan mekanisme pengawasan internal penyelenggaraan ibadah haji.

Kelima Belas, Meningkatkan pendidikan dan pelatihan bagi petugas secara maksimum tentang standar pelayanan haji dan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Keenam Belas, Menambah papan informasi berbahasa Indonesia di Arab Saudi untuk memudahkan pengenalan lokasi bagi jemaah haji.

Ketujuh belas, Meningkatkan pendidikan manasik bagi calon jemaah haji. (kemenag.go.id/brvs)

Copyright © 2017. ELE Tours Middle East. Web Developer by: Leveloco